Seperti kita tahu, bek kiri Liverpool, Alberto Moreno, mendapat kritikan tajam sejak dua musim silam. Sebagai bek, Moreno dinilai tidak mumpuni melakukan tugasnya untuk menjaga lini pertahanan. Statistik juga berbicara bahwa beberapa kali Moreno melakukan blunder yang fatal bagi Liverpool. Kritikan bahkan datang tidak hanya dari luar pendukung Liverpool, melainkan juga kubu dari The Kop.

Namun dalam wawancara eksklusif dengan harian ternama Inggris, Telegraph, pria asal Spanyol ini punya pembelaan untuk segala kritikan tersebut.

Sebelum memulai pembelaan, Moreno memulainya dengan menunjukkan sebuah klip video bagaimana ia berhasil menghalangi penetrasi dari kompatriotnya saat ini, Sadio Mane kala masih menjadi tumpuan Southampton.

From Korea With Love Concert

Aksi gemilang Moreno tersebut terjadi pada tahun 2015, tepatnya bulan Oktober. Di mana Mane mendapatkan kesempatan untuk berhadapan satu lawan satu dengan Mignolet. Namun tiba-tiba Moreno berhasil mengejar Mane kemudian melakukan tackle membuang bola.

“Ini sungguh luar biasa. Saya seperti Usain Bolt (atlet lari dunia dari Jamaika). Jelas terlihat bahwa saya ada di belakang dia (Mane) dan saya berhasil mengejarnya. Ketika saya tunjukkan video ini kepadanya, dia bilang bahwa dia tidak tahu saya datang dari belakang,” tutur Moreno.

Musim lalu, Moreno hanya mendapat dua kali jatah sebagai starter. Namun dalam “pengasingan” tersebut, Moreno menurut Telegraph tidak sama sekali mengendurkan semangat latihannya dan atau meniru aksi Phillipe Coutinho yang meminta pindah.

“Titik terendah dalam karir saya adalah di pembukaan musim lalu, di mana saya tidak bermain. Saya berlatih bagus dan sangat baik, tetapi manajer memilih James Milner sebagai bek kiri. Tentu saya tidak bahagia.”

“Pikiran saya tidak di tempat yang tepat dan saya tidak merasa baik. Apalagi ini tidak hanya berdampak pada saya, tetapi juga keluarga saya. Mereka tidak bahagia juga, mereka merasa buruk,” kata Moreno.

‘Dua Bek Terbaik Dunia Juga Bisa Berbuat Kesalahan”

Dalam kesempatan ini pula Moreno mengenang kesalahan yang ia buat dalam laga final Europa League melawan Sevilla tahun lalu. Di mana Moreno dianggap publik Liverpool sebagai biang kekalahan pada malam itu. Namun atas kritikan ini, Moreno punya jawaban tersendiri.

“Orang-orang berbicara mengenai kesalahan yang saya buat, tapi saya adalah seorang bek dan terlibat di banyak situasi dalam satu pertandingan. Setiap bek bisa membuat kesalahan. Sergio Ramos atau Thiago Silva juga pernah buat kesalahan.

“Setiap orang memang berhak memberikan kritikan. Saya menerima hal itu, kami siap untuk menerima pujian atau kritikan dari orang-orang. Saya sudah terbiasa,” jelas pemain berusia 25 tahun ini.

Dalam bursa transfer musim panas kali ini, isu Moreno untuk hengkang kian kencang setelah Liverpool memboyong bek kiri asal Skotlandia, Andy Robertson dari Hull City. Tetapi manajer Liverpool, Jurgen Klopp ternyata masih menaruh kepercayaan tinggi kepada Moreno. Buktinya Klopp menolak tawaran 11 juta paun dari Napoli dan menyatakan 100 persen ada di belakang Moreno.

Awal musim ini kepercayaan Klopp menjadi lebih nyata, setelah Moreno menjadi pilihan utama Klopp di posisi bek sayap kiri. Dimana kemungkinan besar untuk laga melawan City di lanjutan Premier League hari Sabtu ini (9/9), Moreno kembali dipercaya.

“Dalam kehidupan ini dan sepakbola saya adalah seorang pejuang. Saya tidak pernah menyerah dan ketika kamu sedang terpuruk, kamu harus gunakan itu sebagai motivasi untuk bekerja lebih keras. Saya menemukan kekuatan dari keluarga saya,” tutur Moreno.

‘Sekarang Saya Merasa Lebih Bahagia’

Meski sudah mendapat angin positif dari Klopp, Moreno menilai masih harus terus mempertahankan kerja yang baik. Kehadiran Robertson yang bermain di posisi serupa tentu membuat Moreno harus bersaing secara sehat di Liverpool.

“Kalau boleh jujur, ketika kami (Liverpool) membeli Andy Robertson, hal tersebut justru memberikan saya kekuatan dan membuat saya lebih focus. Di latihan musim panas, manajer mulai menjadikan Milner sebagai gelandang, hal itu juga membuat saya semakin semangat.”

“Saya tahu bahwa hal baik akan datang dan sekarang saya berpikir saya bisa bertahan di sini. Melihat pra-musim, saya yakin bahwa saya punya masa depan di sini. Sekarang saya merasa lebih bahagia,” tutup Moreno.

Sumber : Telegraph.co.uk