OUR NETWORK

Cinta Pangeran Inggris untuk Aston Villa

Pangeran William adalah putra tertua dari Pangeran Charles dan Putri Diana. Ia merupakan cucu Ratu Inggris, Ratu Elizabeth II. Secara keturunan, ia adalah berada dalam garis kedua setelah ayahnya, untuk menjadi Raja Inggris, bila Sang Ratu mangkat.

Meski lahir di London dan punya gelar Duke of Cambridge, Pangeran William tidak mengidolakan Chelsea, Arsenal, atau Crystal Palace. Ia juga tak nge-fans dengan Cambridge United atau Cambridge City FC. Sebaliknya, ia justru menggemari tim dari Birmingham, Aston Villa.

Mengapa Pangeran William Menggemari Aston Villa?

Pangeran William mengakui kecintaannya pada Aston Villa saat bicara pada presenter BBC, Gary Linekerpada Mei 2015. Ia mengungkapkan kalau dirinya tak ingin menyukai klub besar karena tak memberinya sesuatu yang emosional. Kesukaannya pada Villa sudah ia mulai sejak SD.

“Dulu saat masih sekolah saya sangat menyukai sepakbola. Saya tengah mencari klub. Semua teman saya di sekolah adalah penggemar Manchester United atau Chelsea dan aku tak ingin mengikuti ‘tim pabrik’,” jelas Pangeran William.

“Aku ingin punya tim yang ada di papan tengah yang bisa memberiku momen naik-turun yang lebih emosional.”

Meski demikian, Pangeran William bukannya tanpa riset. Ia mencari tahu bagaimana sejarah tim yang bermarkas di Villa Park tersebut. Apalagi ia punya teman yang juga mendukung Aston Villa.

“Salah satu pertandingan Piala FA pertama saya adalah ketika menyaksikan Bolton vs Aston Villa pada 2000. Sayangnya, (di Final) Villa kalah dari Chelsea. Momen itu luar biasa, saya duduk dengan semua penggemar dengan beanie merah saya, dan saya duduk dengan semua penggemar Brummie dan bersenang-senang,” tutur pria kelahiran 21 Juni 1982 ini.

“Adalah suasananya, persahabatannya, dan saya benar-benar merasa bahwa ada sesuatu yang dapat saya hubungkan. Saya juga lahir pada 1982, tahun di mana kami menjuarai Piala Eropa, jadi aku merasakan sejarahnya dan silsilah di sekitar Villa selalu dekat dengan saya.”

Kecintaan Pangeran William dibuktikan dengan cukup seringnya ia datang ke Villa Park. Dengan statusnya sebagai keluarga kerajaan, sudah pasti ia duduk di boks eksekutif. Salah satunya ketika menghadiri final Piala FA 2015 di mana Villa kalah dari Arsenal.

Di pertandingan itu, Pangeran William duduk di Royal Box, di samping pemilik Villa, Randy Lerner. Usai pertandingan, ia mengalungkan medali perak buat Villa dan menyerahkan trofi Piala FA pada Arsenal.

Kecintaan Pangeran William pada Aston Villa

Pada Mei 2017, adik istrinya, Pippa Middleton, menikah. Ia hadir bersama Pangeran Harry. Namun, yang menarik adalah warna dasi yang ia gunakan berwarna claret atau warna yang sama dengan jersey Villa.

Lima bulan kemudian, bersama istrinya, Kate Middleton, ia mengunjungi London Stadium, kandang West Ham United. The Hammers memberinya jersey replika. Namun, Pangeran William menerimnya sambil bercanda:

“Warnanya tepat, timnya salah.”

Untuk diketahui, warna Villa dan West Ham United sama-sama claret.

Pada November 2017, ia diundang ke acara penghargaan Pride of Britain. Ia mengenakan syal Villa untuk menunjukkan solidaritas kepada penggemar Villa, Moin Younis, yang diberi penghargaan atas keberaniannya untuk hidup dengan kondisi kulit yang parah.

Pangeran William tak pernah malu menunjukkan dukungannya buat Aston Villa. Ketika mengunjungi Kenya bersama resimennya, ia memberikan jersey sepakbola buat tim lokal di Kinamba. Jersey apa yang ia berikan? Tentu saja, Aston Villa.

Mantan Manajer Aston Villa, Steve Bruce, mengaku terkesan dengan seberapa dalam pengetahuan Pangeran William soal tim yang dilatihnya itu.

“Dia mengenalkanku pada Kate (Middleton) sebagai ‘top man’. Dia bicara tentang skuad dan bagaimana kami mengubahnya sedikit. Dia senang kami memajukannya. Menjadi seorang ayah sendiri, Anda ingin dia sebagai seorang anak. Dia sempurna,” kata Bruce.

“Jarang sekali Anda memiliki calon Raja sebagai pendukung, jadi itu bagus untuk klub.”

Untungnya Pangeran William adalah pangeran Inggris, kalau di Spanyol, mungkin Villa bisa dapat priviledge lebih.

Sumber: Birmingham Mail.

Loading...