OUR NETWORK

Hal Membuat Son Heung-Min Berbeda dari Pria Korea Selatan Lainnya

Son Heung-min sudah pasti membikin iri pria-pria lain di Korea Selatan. Bukan, bukan karena ia adalah pemain Tottenham Hotspur. Soalnya, semua orang juga bisa menjadi pemain sepakbola top asal bekerja keras malampaui batasannya.

Namun, ada satu yang membuat Son berbeda dengan pria Korea Selatan lainnya: ia hanya menjalani wajib militer selama empat pekan!

Wajib militer merupakan aktivitas yang wajib dilakukan oleh semua lelaki di Korea Selatan. Pria berumur 18-28 tahun wajib mengikuti kegiatan selama 21 bulan ini.

Wajib militer di Korea Selatan diberlakukan sejak 1957 hingga saat ini. Hanya pria yang disyaratkan ikut wajib militer, termasuk pria-pria tampan anggota boyband K-Pop; tidak ada pengecualian.

Mengapa Korea Selatan memberlakukan wajib militer? Ini karena mereka masih berada dalam kondisi “perang” dengan tetangganya, Korea Utara. Sehingga pemerintah mewajibkan para pria untuk siaga bila perang tiba-tiba meletus. Apalagi jarak ibu kota Korea Selatan, Seoul, dengan perbatasan Korea Utara hanya 23 kilometer!

Tentu, Pemerintah Korea Selatan punya standar khusus untuk menetapkan seseorang layak atau tidak mengikuti wajib militer. Pada usia 19 tahun, mereka harus melakukan tes kesehatan. Hanya orang-orang yang fisik dan psikologisnya sehat yang wajib mengikuti wajib militer.

Orang-orang yang punya keterbatasan fisik dikelompokkan ke dalam beberapa kategori. Pria yang fisiknya lemah tapi bisa membantu dalam hal lain, tetapi dimasukkan wajib militer untuk bidang tergantung latar belakang dan kecakapannya. Hanya yang mental atau fisik yang benar-benar tak mampu saja yang dikecualikan dari wajib militer.

Meski demikian, ada pengecualian yang diberikan Pemerintah Korea Selatan. Mereka memberikan pengecualian buat warga negara yang memberikan kebanggaan buat bangsa, seperti berhasil di event olahraga yang membawa nama negara.

Salah satunya adalah Son Heung-min yang memberikan medali emas Asian Games 2018.

Juara di Waktu yang Tepat

Dengan batas usia 28 tahun, 2020 adalah masa terakhir Heung-min untuk berbuat sesuatu agar dikecualikan dari wajib militer. Soalnya, Heung-min tengah dalam performa menanjak bersama Tottenham Hotspur. Ia adalah pilihan utama bersama Harry Kane di lini serang.

Selain itu, dua tahun tanpa sepakbola secara reguler juga bisa saja menurunkan performa Son. Saat beres wajib militer, di usianya yang ke-30, bukan tak mungkin ia akan sulit bersaing dengan pemain lain di Eropa.

Itu yang membuat Son begitu ngotot untuk ikut skuad Korea Selatan di Asian Games 2018. Secara aturan, hanya 17 pemain U-23 yang bisa main di Asian Games. Namun, diperbolehkan tiga pemain di atas usia tersebut.

Son masuk ke dalam jatah tiga pemain tersebut bersama dengan kiper Korea Selatan di Piala Dunia 2018, Jo Hyeon-woo, dan striker Bordeaux, Hwang Ui-jo.

Perjalanan Korea Selatan di babak grup sempat mengalami hambatan usai dikalahkan Malaysia di pertandingan kedua dengan skor 2-1. Untungnya, di pertandingan terakhir mereka menang atas Kyrgistan lewat satu-satunya gol yang dicetak Son.

Di babak 16 besar, Korea Selatan bertemu tim kuat, Iran, dan mengalahkannya dengan skor 2-0. Pertandingan berat tersaji di babak delapan besar saat bertemu Uzbekistan. Satu gol penalti Hwang Hee-chan di perpanjangan waktu menyelamatkan Korea Selatan ke semifinal.

Di semifinal, Korea Selatan menghadapi Vietnam yang tampil begitu mengejutkan. Lagi-lagi mereka selamat lewat dua gol di babak perpanjangan waktu yang bikin skor 5-4 buat Korea Selatan.

Di final, Korea Selatan bertemu tetangga mereka, Jepang. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari ini berlangsung amat ketat. Gol baru terjadi di babak perpanjangan waktu. Lagi-lagi Hwang Hee-chan menjadi penentu kemenangan Korea Selatan 2-1.

Gelar juara ini bukan cuma menghasilkan medali emas buat Korea Selatan, tapi memberikan rasa lega bagi Son. Soalnya, ia tak perlu menghabiskan dua tahun untuk mengikuti wajib militer, tapi hanya empat pekan.

Son beruntung karena pandemi virus corona membuat kompetisi dihentikan. Ditambah lagi, ia tengah mengalami cedera. Pada awal April, ia pulang ke Korea Selatan untuk menjalani wajib militer selama empat pekan. Ia kembali lagi ke London pada Mei.

Loading...