Jacob Mellis punya peluang besar agar namanya lebih dikenal sebagai pesepakbola top. Jalan yang ia tempuh sudah tepat ketika bergabung bersama Akademi Chelsea pada Juni 2007. Namun, satu hal bodoh membuatnya harus melupakan impiannya itu.

Awalnya Mulus

Mellis lahir di Nottingham pada 8 Januari 1991. Ia mengawali karier sepakbolanya bersama Akademi Sheffield United. Penampilan bagusnya membuat Chelsea merogoh 1 juta paun untuk membawanya dari Sheffield.

Di tim muda Chelsea, Mellis tampil cukup meyakinkan. Ia menjadi pemain utama di final FA Youth Cup pada 2008. Lalu, mulai musim 2008/2009, ia menjadi pemain reguler di tim cadangan The Blues.

From Korea With Love Concert

Untuk mendapatkan menit bermain, Mellis dipinjamkan ke Southampton pada Agustus 2009. Akan tetapi ia kembali ke Chelsea pada Januari 2010 dengan mencatatkan 15 penampilan buat The Saints.

Kembalinya Mellis ke Chelsea ternyata tak berpengaruh apa-apa. Ia baru diturunkan di tim utama pada 23 November 2010. Mellis masuk pada injury time sebagai pengganti Josh McEachran dalam laga melawan MSK Zilina di fase grup Liga Champions. Sialnya, itu cuma jadi satu-satunya penampilan Mellis untuk The Blues.

Kurangnya menit bermain membuat Mellis dipinjamkan ke Barnsley pada Januari 2011. Di sana, ia mencatatkan 15 penampilan dengan mencetak gol. Capaian bagus saat ia dipinjamkan ternyata berakhir tak seperti yang ia bayangkan gara-gara satu hal bodoh.

Menyalakan Bom Asap

Pada Maret 2012, Mellis dipecat oleh Chelsea setelah ia mengakui kalau dirinya adalah pelaku yang menyalakan bom asap di tempat latihan Chelsea! Apa yang sebenarnya terjadi?

Bom asap tersebut menyala di ruang ganti tim cadangan. Hal ini menimbulkan kepanikan di Cobham Training Centre. Asap memenuhi gedung tempat latihan. Ini membuat para pemain, ofisial, staf dari tim cadangan Chelsea, tim muda, dan tim akademi, berlarian keluar gedung. Mereka menutup wajahnya karena asap yang sangat tebal.

Lantas, dari mana bom asap tersebut berasal?

“Itu adalah hari latihan yang normal,” kenang Mellis. “Aku pikir, seminggu sebelumnya kami main paintball, jadi salah seorang dari anak-anak pasti membawa salah satunya, membawa bom asap.”

Orang yang membawa bom asap tersebut adalah rekan setim Mellis, Billy Clifford. Ia meletakkannya di ruang ganti. Mellis mengaku tak tahu apa itu dan bagaimana cara kerjanya. Ia melepas pengaitnya dan asap langsung menyala tanpa terkendali.

Setelah kejadian tersebut, Kepala Pengembangan Pemain Muda Chelsea, Neil Bath, bertanya siapa pelakunya. Mellis langsung mengaku kalau ia menarik pengaitnya tapi tak tahu itu benda apa. Ia tak punya niat dengan sengaja menyalakan bom asap tersebut.

Namun insiden tersebut membuat seluruh penghuni Cobham heboh. Mereka dievakuasi dengan lima orang pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Setelahnya, Clifford diberi hukuman denda sementara Mellis dikeluarkan dari Chelsea.

Langganan Divisi Bawah

Setelah dipecat Chelsea, Mellis sempat mengikuti trial di Queens Park Rangers. Akan tetapi, ia justru bergabung dengan Barnsley pada 18 Juni 2012. Bersama Barnsley, Mellis menjadi andalan utama. Selama dua musim, ia tampil di 74 pertandingan dengan mencetak delapan gol.

Barnsley sendiri terdegradasi ke League One pada 2014. Ia ditawari kontrak baru, tapi menolak dan memilih bergabung dengan Blackpool. Dari situ, penurunan karier mulai terasa.

Mellis tak pernah bisa main lagi di Divisi Championship. Ia bergabung dengan Oldham Athletic, Bury, Bolton Wanderers dan Gillingham di League One. Ia juga main di League Two bersama Mansfield Town dan Southend United. Bahkan, pada musim 2021/2022 lalu, ia main untuk Leatherhead yang berlaga di Isthmian League atau liga divisi ketujuh di Inggris!