OUR NETWORK

10 Pengguna ‘No 9’ di Juventus (1)

Tidak sembarang pemain bisa memakai ‘No 9’. Begitu pula di Juventus, karena nomor punggung ini punya aura keramat. Klub berjuluk La Vecchia Signora itu biasanya memberikan nomor ini kepada mesin gol tim; meski tidak semuanya sukses. 10 Pengguna ‘No 9’ di Juventus

Seperti pengguna ‘No 9’ saat ini, Gonzalo Higuain, pun jadi andalan membobol gawang lawan sejak didatangkan dari Napoli di musim panas 2016. Striker asal Argentina itu jadi pemakai ke-11 ‘No 9’ di Juventus, sejak nomor punggung untuk satu pemain ditetapkan di Serie A Italia pada 1995/1996 silam. Berikut 10 pengguna ‘No 9’ di Juventus.

  1. Alvaro Morata

10 Pengguna ‘No 9’ di Juventus

Jebolan akademi Real Madrid ini datang ke Turin pada Juli 2014 dengan nilai 20 juta euro. Dia pindah karena gagal bersaing di Santiago Bernabeu, markas klub berjuluk Los Merengues tersebut. Sayang, dalam dua musim kiprah di Serie A Italia, Alvaro Morata gagal memenuhi ekspektasi tim untuk jadi mesin gol. Pasalnya, dia hanya mampu mencetak 27 gol dalam 93 penampilan di semua kompetisi.

Namun, penyerang Spanyol berusia 25 tahun itu sukses merebut hati para Juventini, julukan fans Juventus, karena mayoritas golnya tercipta pada di krusial, termasuk ke gawang Madrid di semifinal Liga Champions 2014/2015. Madrid yang punya opsi untuk membelinya lagi, akhirnya memulangkan Morata pada 2016 dengan nilai 10 juta euro lebih mahal. Kini, dia bermain di Chelsea sejak 2017.

Tulisan menarik lainnya: Tanda Kebangkitan Serie A.

  1. Mirko Vucinic

10 Pengguna ‘No 9’ di Juventus

Striker legendaris Montenegro ini memang tak langsung memakai ‘No 9’ di Juventus. Awalnya, dia mengenakan nomor punggung ‘14’ di musim perdananya, 2011/2012, setelah didatangkan dari AS Roma saat dirinya akan berusia 28 tahun. Musim berikutnya, barulah Mirko Vucinic mendapatkan nomor keramat itu. Meski begitu, sang bintang tetap saja gagal menjadi bomber maut Juventus.

Vucinic hanya mampu membukukan 26 gol dalam 96 penampilannya bersama klub yang juga dijuluki I Bianconeri itu selama tiga musim. Meski begitu, dia rupanya bisa mencuri cinta publik Turin, karena berperan krusial dalam prestasi hat-trick Scudetto Juventus dan dua Piala Super Italia sebelum hijrah ke Uni Emirat Arab pada 2014. Di sana dia sempat jadi top scorer, hingga pensiun tahun berikutnya.

  1. Vincenzo Iaquinta

Beban besar diletakkan di pundak Vincenzo Iaquinta ketika direkrut dari Udinese pada musim panas 2007. Ketika itu, Juventus baru kembali ke Serie A, setelah menjalani hukuman degradasi ke Serie B di musim 2006/2007 akibat skandal Calciopoli. Penyerang yang ketika itu masih berusia 27 tahun tersebut diharapkan bisa menjadi bomber andalan tim untuk kembali papan atas kompetisi Serie A.

Sayang, ketajaman Iaquinta tak sebagus saat dirinya masih membela Udinese. Dia hanya mencetak 40 gol dalam 109 laga di semua kompetisi, dalam empat musim dari enam musim di J Stadium. Dua musim terakhir, striker tim nasional Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006 itu memperkuat Juventus, karena dipinjamkan ke Cesena dan menderita cedera parah, hingga akhirnya pensiun pada Juli 2013.

Juventus merupakan kesebelasan papan atas di Italia. Menjadi wajar apabila kesebelasan yang kini bermarkas di Juventus Stadium tersebut mendatangkan para pemain mahal. pemain termahal juventus.

  1. Valeri Bojinov

10 Pengguna ‘No 9’ di Juventus

Dayang ke Juventus saat masih berusia 20 tahun pada awal musim 2006/2007, Valeri Bojinov hanya berstatus pinjaman dari Fiorentina. Namun, dia diberi kehormatan memakai ‘No 9’, setelah bomber andalan Juventus kabur karena tim asal kota Turin ini degradasi ke Serie B akibat tersangkut skandal Calciopoli 2006. Bojinov pun diharapkan mampu jadi mesin gol tim untuk bisa kembali ke Serie A.

Namun, eks penyerang tim nasional Bulgaria ini gagal memenuhi ekspektasi tersebut; meski akhirnya Juventus tetap promosi karena menjuarai Serie B. Bojinov hanya mampu menyarangkan tujuh gol dalam 21 penampilan di semua ajang. Di akhir musim, dia dikembalikan ke Fiorentina, namun malah dijual ke Manchester City, meski gagal juga berprestasi. Kini dia bermain untuk HNK Rijeka di Kroasia.

  1. Zlatan Ibrahimovic

10 Pengguna ‘No 9’ di Juventus

Meski datang ke Turin sebagai youngster berusia 22 tahun setelah direkrut dari klub Belanda, Ajax Amsterdam pada musim panas 2004, namun eks kapten tim nasional Swedia ini bisa langsung sukses di musim debut. Zlatan Ibrahimovic mencetak 16 gol dalam 35 laga di Serie A musim 2004/2005 itu, hingga dinobatkan sebagai Pemain Asing Terbaik dan Pemain Paling Dicintai di Serie A pada 2005.

Baca juga: Zlatan Ibrahimovic dan 5 Pemain Kutu Loncat di Liga Champions

Sayang, dia hanya bertahan dua musim, dengan koleksi 26 gol dalam 92 laga di semua ajang. Namun, striker yang kini bermain di Manchester United itu ikut meraih dua Scudetto, meski keduanya ditarik federasi sepakbola Italia, FIGC, karena Juventus tersangkut kasus Calciopoli 2006. Saat tim dihukum degradasi ke Serie B 2006/2007, dia berkhianat dan pindah ke Inter Milan, musuh abadi Juventus.

Loading...