OUR NETWORK

23 Pesepakbola yang Beralih ke Olahraga (4): Dari Joki sampai Atlet Voli

  1. Julian Dicks

Bek era 1990-an ini pernah membela Liverpool pada musim 1993/1994. Namun, nama Julian Dicks lebih dikenal sebagai legenda West Ham United, klub yang diperkuatnya dalam dua periode sebelum dan setelah dia bergabung dengan Liverpool. Dengan 134 penampilan dan koleksi 24 gol di Premier League Inggris, pemain Inggris ini memang tak punya banyak prestasi membanggakan di sepakbola.

Setelah pensiun pada 2002, Dicks beralih profesi sebagai pegolf profesional. Dia sempat bergabung dengan European Professional Development Tour, yang bisa disebut seperti liga divisi ketiga golf di Eropa, pada 2007 lalu. Namun, Dicks tak bertahan lama, karena ada masalah pada lutut, sehingga tak kuat bermain hingga nine holes. Dia pun lalu kembali ke sepakbola sebagai pelatih sejak 2009.

  1. Paolo Maldini

Siapa yang tak kenal dengan Paolo Maldini? Legenda Italia tersebut lahir dari akademi AC Milan pada 1985, dan kemudian menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama klub berjuluk I Rossoneri itu, hingga nomor punggung ‘3’ yang dulu dipakainya pun ikut dipensiunkan saat dia gantung sepatu pada 2009 lalu. Dia dikenal sebagai kapten dan bek tangguh dengan puluhan prestasi dan trofi juara.

Usai meninggalkan sepakbola, namanya tak banyak lagi didengar. Namun, Juni 2017 lalu, tiba-tiba dia diketahui mencoba jadi petenis. Bersama Stefano Landonio sebagai ganda putra, Maldini lolos kualifikasi di Italia dan masuk ke Aspria Tennis Cup di Milan, sebuah turnamen tenis profesional dalam ATP Challenge Tour. Sayang, mereka kalah di putaran pertama, dan Maldini pun berhenti.

  1. Michael Owen

Salah satu striker sukses di Inggris era 1990-an hingga 2000-an ini dikenal sebagai legenda Liverpool, selain pernah membela Real Madrid, Newcastle United, Manchester United, hingga pensiun di Stoke City pada 2013. Tak hanya meraih berbagai trofi, Michael Owen juga mencatatkan sejumlah prestasi pribadi, seperti Ballon d’Or 2001 dan menjadi top scorer Premier League 1997/1998 dan 1998/1999.

Keluar dari lapangan, dia melakoni profesi sebagai komentator sepakbola. Namun, selain itu Owen ternyata juga mencoba jadi joki. Meski bukan turnamen Grand National, tapi dia sempat membuat banyak pengamat balap kuda terkesan setelah finish di posisi dua dalam debut di ajang balapan amal Ascot pada 2017. Rupanya, dia sudah jadi joki, sekaligus pemilik dan peternak kuda sejak pensiun.

  1. Gary Lineker

Penggemar sepakbola Inggris pasti mengenal Gary Lineker. Dia membawa tim nasional Inggris ke semifinal Piala Dunia 1990, selain sukses bersama Leicester City, Everton, Barcelona, dan Tottenham Hotspur di era 1980-an. Sayang, pemain yang berposisi sebagai striker ini tidak punya banyak trofi yang bisa dibanggakan. Namun, namanya tetap harum di sepakbola, hingga kini jadi pembawa acara.

 

Menariknya, pada 1992 Lineker sempat menjajal olahraga lain, yakni kriket. Ketika itu, dia bermain untuk MCC melawan tim Jerman di Lord’s, lapangan yang bagi dunia kriket seperti Wembley Stadium di sepakbola. Siapa sangka, saat remaja dia ternyata juga berbakat di kriket, hingga sempat menjadi kapten tim Leicestershire Schools, sebelum masuk ke akademi sepakbola Leicester di usia 16 tahun.

  1. Rio Ferdinand

Satu lagi mantan pemain bintang dari Inggris dan Manchester United yang pernah mencoba beralih profesi dalam cabang olahraga lagi, setelah pensiun dari sepakbola. Rio Ferdinand merupakan bek tangguh era 2000-an, yang pernah memenangkan beragam trofi, termasuk enam kali juara liga dan juara Liga Champions 2007/2008 bersama tim Setan Merah, sebelum gantung sepatu pada 2015 lalu.

Kemudian, dia menjajal profesi sebagai pandit alias komentator laga Premier League Inggris, sembari mempersiapkan diri untuk terjun ke olahraga tinju. Saking serius ingin menjadi petinju, bahkan dia menggandeng mantan petinju, Richie Woodhall sebagai pelatih pribadi. Sayangnya, Ferdinand gagal mendapat lisensi dari asosiasi tinju Inggris, hingga harus membuang impian jadi petinju profesional.

  1. Ivan Perisic

Bintang tim nasional Kroasia saat menembus final Piala Dunia 2018 ini memang masih aktif sebagai pesepakbola profesional. Sejak musim 2015/2016, Ivan Perisic jadi andalan lini depan Inter Milan, setelah sebelumnya berkarier untuk beberapa klub Eropa, termasuk Borussia Dortmund. Bersama klub Jerman itu dia pernah menjuarai Bundesliga Jerman pada 2011/2012, sekaligus Piala Jerman.

Namun, selain sebagai pesepakbola, rupanya Perisic juga berbakat menjadi atlet voli pantai. Bahkan, dia pernah memperkuat tim negaranya dalam salah satu turnamen voli pantai internasional pada liburan musim panas 2017. Ketika rekan-rekannya bersantai, dia malah berjuang untuk negaranya. Sayang, Perisic dan timnya gagal lolos dari fase grup, setelah kalah dari Brasil dan Amerika Serikat.

Loading...