Manuel Almunia dan Keistimewaan yang Diberikan Arsene Wenger

Manuel Almunia mungkin bukan kiper terbaik Arsenal. Namun, ada satu masa di mana ia mendapatkan keistimewaan. Arsene Wenger memperbolehkannya pulang untuk makan siang.

Almunia bergabung dengan Arsenal pada 14 Juli 2004 dari Celta Vigo. Wenger mendatangkannya sebagai pelapis Jens Lehmann. Kabar buruknya, atau justru kabar baik, Almunia dan Lehmann tak akrab. Bahkan cenderung saling membenci.

Pada musim 2006/2007, hubungan keduanya kian memanas setelah Lehmann memberi komentar dengan nada merendahkan kiper berkebangsaan Spanyol tersebut. Lima bulan kemudian, Almunia merespons dengan menyebut Lukasz Fabianski dan Vito Mannone jauh lebih bagus ketimbang Lehmann.

Di musim 2007/2008, Almunia memenangi pertarungan menjadi kiper nomor satu The Gunners. Namun, di puncak kariernya tersebut, hal buruk justru menerjang hidupnya.

Pada Februari 2008, kepada media, Almunia mengungkapkan semuanya. Ia menjelaskan bahwa rumahnya berhantu. Secara spesifik, hantu yang menggangunya berbentuk seperti biarawan.

Istri Almunia, Ana, yang pernah melihatnya langsung. Suatu malam, ketika keduanya tertidur, ia terbangun saat Anda menjerit.

“Dia bilang ada sosok seperti biarawan dengan lilin di tangannya. Ana ada di kasur, di sebelahku. Aku tak melihat sosok itu, tapi aku ketakutan parah,” kenang Almunia.

Kiper kelahiran 19 Mei 1977 ini rupanya mencari tahu rumah yang terletak di Abbots Langley, Herts, ini. Ternyata, rumahnya dibandung di bekas area rumah sakit jiwa, RSJ Leavesden, yang ditutup pada 1990-an.

Setiap hari, ia sering mendengar suara rantai berderak seperti tengah bergerak dan suara aneh lainnya. Saat tidur, tiba-tiba saja speakernya menyala dengan volume penuh.

“Sejumlah hal aneh sering terjadi,” kata Almunia.

Karena ketakutannya ini, Wenger memberinya izin untuk makan siang di rumah. Tujuannya karena ia tak ingin meninggalkan istrinya sendirian.

Saat hari-harinya diganggu oleh sosok tak kasat mata, karier Almunia justru menanjak. Pada musim 2008/2009 ia menjadi kiper nomor utama, usai Jens Lehmann pindah ke Stuttgart.

Sayangnya, penampilannya inkonsisten. Ini yang membuat Arsenal tak memperpanjang kontraknya yang berakhir pada 30 Juni 2012. Ia pun kemudian pindah ke Watford. Sialnya, Watford justru lebih dekat dengan rumahnya karena berlokasi di Hertfordshire, alias, ia tak punya alasan untuk pindah ke rumah yang biasa-biasa saja.