OUR NETWORK

Naci Unuvar, Messi Milik Ajax yang Lebih Memilih Ronaldo

Perlahan tapi pasti generasi emas Ajax Amsterdam akan pergi meninggalkan Johan Cruyff Arena dan merantau ke luar negeri. Per 20 Mei 2019, mungkin baru Frenkie De Jong yang sudah dipastikan ke FC Barcelona. Matthijs de Ligt, David Neres, dan Donny van de Beek, semuanya masih rumor. Namun bukan berarti tidak ada talenta lain yang siap diorbitkan oleh Eric ten Hag di 2019/2020.

Ajax selalu dikenal sebagai salah satu kesebelasan dengan akademi terbaik di dunia. Apalagi setelah Cruyff membuat sistem di De Toekomst. Terakhir, salah satu pemain akademi mereka, Naci Unuvar, berhasil jadi pahlawan tim nasional Belanda U17.

Tim asuhan Peter van der Veen itu berhasil menjuarai turnamen setelah mengalahkan Italia 4-2 di partai puncak. Meski masuk sebagai pemain pengganti, Unuvar mencetak gol terakhir Belanda dan mengunci kemenangan mereka pada menit ke-70.

Lahir pada 13 Juni 2003, Unuvar merupakan salah satu pemain termuda dalam kompetisi tersebut (15). Hanya berhasil mencetak dua gol sepanjang turnamen, Unuvar kalah produktif dibandingkan dua kompatriotnya, Brian Brobbey dan Sontje Hansen (3) yang juga membela Ajax. Tapi talentanya tidak bisa diremehkan.

Pertama muncul ke permukaan di turnamen Future Cup 2018, Unuvar berhasil meraih penghargaan sebagai pemain terbaik. Mengikuti jejak de Ligt dan Abdelhak Nouri yang terbukti handal tim senior Ajax. Meski Nouri harus pensiun muda dan hanya bermain 15 kali untuk de Godenzonen, talentanya tetap diakui di Amsterdam.

“Nouri selalu ada bersama Ajax. Apa yang ia derita membuat kami semua sakit. Namun hal itu juga mempersatukan kami sebagai sebuah keluarga,” kata ten Hag setelah berhasil mengunci gelar ke-34 di Eredivisie. “Beberapa pemain di sini pernah satu lapangan dengan dirinya. Gelar ini kami berikan untuk Nouri,” tambah Daley Blind.

Ronaldo Ketimbang Messi

Unuvar punya potensi untuk mengikuti jejak Nouri dan de Ligt. Meskipun berbeda posisi. Menurut Football Oranje, dirinya bahkan disejajarkan dengan salah satu talenta terbaik dunia, Lionel Messi. Tapi dirinya menolak komparasi tersebut. Mengatakan dirinya lebih terinspirasi Cristiano Ronaldo dibandingkan La Pulga.

“Saya lebih baik mencetak gol dengan nama sendiri, mungkin dengan operan dari Messi. Tapi jika tampil bersama Ronaldo, saya akan lebih senang memberi operan itu kepadanya dan biarkan dia yang mencetak gol,” buka Unuvar.

“Saya lebih terinspirasi oleh Ronaldo karena dia adalah seorang pekerja keras bukan murni talenta. Dirinya hidup untuk olahraga, itu luar biasa,” lanjutnya. Akan tetapi, Unuvar sendiri mengakui bahwa gaya mainnya mirip dengan Messi.

“Memang saya dan Messi punya kesamaan. Dirinya talenta hebat dan kami sama-sama sering membuat bek lawan mati langkah,” aku Unuvar.

Unuvar juga mengaku bahwa di Ajax, dirinya sedang disiapkan untuk menjadi pengganti Donny van de Beek. “Donny van de Beek adalah panutan saya di Ajax. Kami saat ini main di posisi yang sama dan dia juga merupakan pemain jebolan Ajax,” kata Unuvar. Dengan rumor kepergian van de Beek, ada peluang bagi Unuvar mendapatkan tempat di tim senior Ajax.

Mengincar Debut Johan Cruyff

Foto: Ajax Showtime

Sejak masih berusia 14 tahun, Unuvar sudah menarik minat berbagai kesebelasan Premier League. Manchester United jadi kesebelasan yang paling sering dikaitkan dengan dirinya. Tapi untuk saat ini, Unuvar bahagia melanjutkan kariernya bersama Ajax.

“Dia sadar akan rumor Manchester United, tapi dirinya juga senang di sini. Ia ingin melanjutkan pendidikan bersama Ajax,” aku Sang Ayah. “Saya tidak banyak tahu soal rumor transfer. Orang tua saya yang mengurus hal itu. Sejauh ini fokus saya masih bersama Ajax,” kata Unuvar.

“Target saya saat ini adalah tampil untuk tim senior saat masih berusia 17 tahun,” akunya. Debut di tim senior Ajax pada usia 17 tahun tak akan memecahkan rekor pemain termuda de Godenzonen. Saat ini, rekor itu dipegang pleh Ryan Gravenberch yang debut di usia 16 tahun, empat bulan, dan tujuh hari.

Tapi usia 17 tahun adalah waktu yang tepat untuk melakukan debut. Rafael van der Vaart, de Ligt, Dennis Berkamp, Johnny Heitinga, hingga Cruyff melakukan debut pada umur yang sama. Menurut Heitinga yang menangani Ajax U19, talenta Unuvar juga sudah siap untuk tim senior.

“Naci [Unuvar] adalah talenta yang meghibur. Dia selalu bersenang-senang di atas lapangan. Dia selalu berlatih keras dan menantang dirinya sendiri. Saat ia sedang dalam sebuah misi, permainan Naci sangat menyenangkan. Pada akhirnya, usia hanyalah sebatas angka,” kata Heitinga.

Melihat bagaimana talenta Ajax siap dilucuti oleh kesebelasan-kesebelasan Eropa lainnya, tinggal menunggu waktu untuk Unuvar membutikan diri di tim senior. Bahkan mungkin akan lebih cepat dibanding perkiraannya.