Jean Michael Seri harusnya bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2017. Namun, itu tak terjadi. Apa yang sebenarnya terjadi?

Ada kebingungan saat itu mengapa Seri tak tiba di Catalan. Namun, berdasarkan sejumlah laporan, alasannya adalah karena klub yang menaungi Seri, Nice, mencoba untuk menaikkan harga di detik-detik terakhir.

Dalam wawancara dengan BBC Radio, jurnalis Prancis, Julien Laurens mengatakan kalau Nice meningkatkan harga Seri dari 40 juta ke 50 juta. Dan itulah yang menjadi satu-satunya alasan mengapa Barcelona tak jadi mendatangkan Seri.

“Dia punya klausul pelepasan tak resmi senilai 40 juta euro pada kontraknya, dan Barca bilang, ‘Ok, kami telah menontonnya berkali-kali, dia cocok betul dengan klub. Kami ingin Seri,” cerita Laurens.

Barca kemudian menyiapkan 40 juta euro buat mendatangkan Seri. Di saat-saat terakhir, pejabat klub tiba-tiba mengubah biaya transfernya menjadi 50 juta euro.

Barca sebenarnya bisa-bisa saja menambahkan 10 juta euro agar transfernya terealisasi. Akan tetapi mereka merasa kalau cara yang digunakan Nice tidak elok. Mestinya, kalau mereka sudah sepakat di angka 40 juta, semestinya jangan ditambahkan lagi.

Yang dikecewakan dari kegagalan ini tentu saja Seri. Ia sudah siap untuk pindah ke Barcelona tapi digagalkan oleh ketamakan pejabat klubnya.

“Dan Anda harus merasa iba untuk pria yang menangis, dia benar-benar menangis karena kepindahannya ke Barcelona tidak terjadi,” kata Laurens.

Seri pun pernah mengonfirmasi soal ini. Kala itu, ia menuju ke kantor Nice untuk memastikan yang terjadi. Setelah diberitahu, ia pun meledak dalam kemarahan.

“Ku yakinkan bahkan tembok ruangan pun gemetar. Para pemimpin klubku tak memberitahuku semuanya, bahkan tak menatapku. Menjadi jelas bahwa sesuatu telah terjadi: Mereka menjanjikanku satu hal kemudian berubah bahwa mereka tak menjaga janjinya, meminta uang lebih banyak untukku,” terang Seri.

Menyalahkan Paris Saint-Germain

Seri sebenarnya sudah dipantau oleh sejumlah klub Premier League seperti Arsenal, Liverpool, dan Tottenham. Namun, Barcelona bergerak cepat dengan menyetujui klausul pelepasan senilai 40 juta euro tersebut. Seri dan Barca bahkan sudah setuju dengan kontrak berdurasi empat tahun.

Agen Seri, Franklin Mala, dalam keterangannya di Radio Catalan, justru memberikan fakta mencengangkan. Ia menuduh ada campur tangan Paris Saint-Germain dalam kegagalan transfer tersebut.

Pada 2017 tersebut, hubungan antara Barcelona dengan PSG memburuk setelah transfer Marco Verratti yang gagal, serta kepindahan Neymar senilai 198 juta paun ke Paris.

“Memungkinkan untuk mencapai kesepakatan karena Barcelona dan Nice tengah bernegosiasi. Pada Selasa, mereka di Prancis, bicara tentang aspek teknis, tapi mereka sudah tahu kemampuan Seri. PSG datang tiga hari yang lalu. Kini, PSG memberikan tekanan pada klub untuk mengambil si pemain, sungguh gila. Mereka hanya ingin melakukannya untuk mengenyahkan Barca,” kata Laurens.

Ternyata dalam klausul pelepasan Seri, nilai 40 juta euro tersebut hanya berlaku untuk pembelian di luar Prancis. Artinya, PSG bisa menawar lebih tinggi dari angka itu. Nice pun mendapatkan kabar kalau PSG mau membayar lebih. Sebagai balasan, Nice pun memberi tahu Barca kalau mereka ingin 50 juta euro buat Seri.

Ini yang membuat Barca akhirnya menarik tawaran tersebut. Dan pada akhirnya, Seri tak kemana-mana. Ia baru pindah setahun kemudian ke Fulham dengan kontrak hingga 2022. Seri kemudian dipinjamkan ke Galatasaray dan Bordeaux sebelum akhirnya bergabung dengan Hull City pada awal musim 2022/2023 ini.