Dilansir dari sejumlah media, stadion baru milik Harry Kane cs., dinilai memiliki teknologi paling mutakhir dibanding stadion klub dunia lainnya. Salah satu yang membuat stadion baru Tottenham terdepan adalah teknologi untuk menukar jenis rumput pertandingan hanya dengan satu tombol saja.

Teknologi yang disebut retractable football pitch yang dimiliki stadion tersebut digadang-gadang menjadi yang pertama dan satu-satunya di dunia ini. Stadion yang belum memiliki nama ini akan mempunyai kapasitas sebanyak 61.500 kursi dan diperkirakan dapat dipakai untuk musim depan yaitu 2018/2019.

Tujuan utama dari teknologi tersebut tentu bukan untuk ajang pamer saja. Lantaran pada musim depan pula, stadion tersebut tidak hanya akan dipakai untuk pertandingan sepakbola, melainkan juga laga American Football atau National Football League (NFL). Di mana untuk laga NFL, stadion akan menukar rumput pertandingan dengan rumput sintetis. Sehingga bisa dipakai juga untuk konser musik dan acara-acara lainnya.

From Korea With Love Concert

Terkhusus untuk NFL, Tottenham telah meneken kontrak selama 10 tahun, dengan setidaknya dua laga NFL akan dilangsungkan di stadion tersebut. Bagi yang paham mengenai NFL tentu mempertanyakan mengapa kini menggunakan rumput sintetis. Menurut ESPN FC, hal tersebut mengadopsi tren pertandingan football saat ini yang sudah menggunakan sintetis daripada rumput asli.

Selain mempunyai lapangan untuk dua jenis olahraga, stadion tersebut juga mempersiapkan ruang ganti yang berbeda, serta fasilitas media yang berberda pula. Hal ini disampaikan sendiri oleh Petinggi Tottenham, Daniel Levy, yang memang berencana untuk menghadirkan laga Premier League dan NFL di waktu yang bersamaan.

Kehadiran sejumlah fasilitas khusus untuk NFL tersebut, membuat Levy bahkan berharap ada klub NFL yang menjadikan stadion tersebut sebagai markasnya.

“Pergantian Rumput Dilakukan Kurang dari 25 Menit”

Perkiraan denah di dalam stadion – Fakta Stadion Baru Tottenham

Dilansir dari The Sun, lapangan canggih tersebut akan memiliki roda di bawahnya dengan jumlah sekitar 160 roda dari 3 seksi yang berbeda. Tiap seksi akan memiliki berat sekitar 3.000 ton dengan 33 turf (rumput per segi empat).

Jika pertandingan NFL akan segera dimulai, maka petugas lapangan tinggal meneken satu tombol dan urusan pergantian lapangan akan berlangsung. Waktu untuk menyelesaikan proses canggih tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar 25 menit.

Ketika pergantian selesai maka penyatuan rumput dari 3 seksi tersebut diklaim tidak akan terlihat seperti terpisah. Lebih lanjut lagi media lokal The Sun bahkan menilai bahwa teknologi ini seperti datang dari Badan Antariksa Amerika Serikat ata NASA.

Kontraktor khusus yang ditugaskan untuk melaksanakan proyek ini adalah SCX dari kota Sheffield dengan pengerjaan selama satu tahun dari bulan Oktober mendatang. Direktur Manajemen SCX, Simon Eastwood, mengatakan perusahaannya sangat bangga bisa mempersembahkan teknologi yang pertama ada di dunia ini.

Setelah stadion Tottenham, SCX juga akan menambahkan teknologi serupa di lapangan tenis dunia milik Inggris, Wimbledon, sebelum turnamen tahun 2019 mendatang.

Lembaga Pendidikan juga Tersedia

Dilansir dari Evening Standard, stadion baru Tottenham juga sudah dilengkapi dengan sekolah swasta bernama London Academy of Excellence Tottenham. Sekolah ini bahkan sudah memulai proses kegiatan belajarnya minggu ini, dengan total sekitar 120 murid.

Direktur Eksekutif Tottenham Hotspurs, Donna-Maria Cullen mengatakan proyek ini dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran klub untuk masyarakat lokal.

“Ini adalah bentuk perpanjangan tangan klub untuk meningkatkan kesempatan bagi masyarakat lokal,” tutur Cullen.

Diberi Nama FedEx Stadium?

Masih berupa rencana – Stadion Baru Tottenham.

Stadion baru Tottenham ini diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar 750 juta paun. Dana besar tersebut diperkirakan akan datang juga dari sponsor-sponsor. Salah satu isu terbesar yang akan memberikan sponsor adalah perusahaan pengiriman barang dunia bernama FedEx.

Apalagi sebelumnya Daniel Levy, telah mengkonfirmasi bahwa stadion baru tersebut tidak akan diberi nama White Hart Lane lagi.

Masih dari sumber The Sun, tersebar isu di media sosial bahwa nama stadion baru Tottenham akan diberi nama FedEx. Lantaran ada sebuah gambar rancangan stadion tersebut dengan brand FedEx Stadium di atapnya. Dimana diperkirakan kontrak dengan FedEx akan bernilai sekitar 150 juta paun.

Dengan segala kelebihan stadion ini apakah Tottenham bisa membuktikan diri sebagai klub papan atas Liga Inggris? Bagaimana menurut Anda?

Sumber : ESPN FC, The Sun, dan Evening Standard