OUR NETWORK

Fungsi Mandi Es Setelah Main Sepakbola

Dibutuhkan fisik yang prima untuk menjadi pesepakbola. Standarnya, pesepakbola bisa bergerak 700 kali ke arah yang berbeda. Jarak tempuh mereka pun bisa mencapai 10 kilometer dalam satu pertandingan!

Karena tuntutan ini, pesepakbola mesti punya kapasitas anaerobik yang besar agar bisa berlari dengan intensitas tinggi serta sprint cepat. Pesepakbola juga perlu strategi agar bisa cepat pulih dari kelelahan usai pertandingan.

Selain beristirahat, cara pemulihan yang lumrah dilakukan pesepakbola adalah dengan mandi es. Lantas, apakah mandi es bisa meningkatkan masa pemulihan setelah pertandingan?

Pentingnya Pemulihan untuk Pesepakbola

Pesepakbola harus berlatih keras setiap harinya. Selain untuk membikin pelatih terkesan, latihan juga mutlak dilakukan agar kondisi tetap terjaga dan tak ketinggalan dengan pemain lain sementara teknik terus terasah.

Namun, latihan keras saja tidak cukup. Dibutuhkan pula proses pemulihan agar mereka tidak kelelahan atau yang paling parah menderita cedera. Sama seperti latihan, intensitas pemulihan juga harus dijadwalkan. Bagaimana pemulihan saat latihan keras, dan seperti apa saat latihan lebih santai.

Pesepakbola biasanya mengalami cedera otot dan tendon. Kelelahan adalah salah satu alasan utama dari cedera tersebut. Mandi es bisa membantu tubuh memulihkan diri dari kelelahan. Mandi es juga bisa membantu pemain untuk tetap fit untuk bertanding.

Fase yang tepat untuk mandi es adalah setelah pertandingan, karena berdasarkan penelitian Nedelec et al (2013) yang diterbitkan di PubMed, menemukan bahwa perendaman air dingin efektif selama periode akut usai pertandingan untuk mendapatkan kembali tingkat performa lebih cepat dan menekan proses peradangan akut.

Kelelahan akan menghambat performa puncak pemain. Alhasil, dengan membantu para pemain memulihkan dari dari kelelahan dan cedera, penampilan mereka pun diharapkan bisa meningkat.

Mandi Es Sebagai Bentuk Pemulihan

Dalam seminar yang disponsori FIFA pada 2013, Dosen Universite de Lille menyoroti korelasi antara kelelahan dan cedera. Faktanya, pendahulu utama cedera adalah kelelahan. Dalam laporannya, tingkat cedera 6,2 kali lebih tinggi bagi pemain yang main dua pertandingan perpekan ketimbang pemain yang hanya main sekali sepekan.

Salah satu strategi terbaik untuk meminimalisasi kelelahan itu adalah dengan mandi es. Faktanya, mandi es bukan cuma mengurangi kelelahan, tapi juga mengurangi risiko cedera dan meningkatkan pemulihan. Sementara itu, strategi pemulihan lainnya adalah dengan diet sehat, kualitas tidur, dan hidrasi yang baik.

Sementara itu, tim rugby biasanya melakukan massage, sesi perenggangan, terapi relaksasi, mandi uap, yoga, dan berenang, untuk membantu para pemain mengatasi kekakuan.

Mandi es masuk dalam opsi pemulihan. Namun, hal ini tidak begitu disukai para pemain. Soalnya, sehabis pertandingan, mereka inginnya beristirahat sampil minum-minuman dingin dan dipijat. Namun, ia dipaksa untuk mandi es yang tentunya tidak akan nyaman pada awalnya.

“Dalam bahasa yang sederhana, pemulihan adalah soal membantu otot, tendon, tulang, saraf, dan semua jaringan berbeda yang digunakan dalam olahraga dari latihan mereka,” tulis BBC.

“Sama seperti mobil Michael Schumacher yang membutuhkan perombakan total dengan suku cadang dan ban baru setelah balapan Formula One, tubuh juga perlu memperbaiki dirinya sendiri dan suku cadangnya untuk hari berikutnya, balapan berikutnya, atau pertandingan berikutnya.”

Caranya adalah dengan bantuan pembuluh darah yang membawa oksigen ke jaringan dan membuang produk limbah hasil olahraga, yang paling umum adalah asam laktat. Terlalu banya kasam laktat akan mengakibatkan otot berfungsi dengan buruk dan dalam waktu yang lama akan mengakibatkan perasaan lelah, kaki yang berat, dan kelelahan pada umumnya.

Lantas, bisakah mandi es meningkatkan proses pemulihan tubuh dan mencegah cedera?

Saat mandi es selama lima sampai 10 menit, air es akan menyebabkan pembuluh darah mengencangkan dan mengeringkan darah dari kaki. Setelah 10 menit, kaki akan terasa dingin dan mati rasa.

Saat pesepakbola keluar dari air es, kaki mereka akan terisi dengan “darah baru” yang menyegarkan ototnya dengan oksigen untuk membantu sel-selnya berfungsi dengan baik. Darah yang keluar tadi akan mengambil asam laktat hasil dari pertandingan.

Jadi, sudah ada yang pernah coba mandi es setelah beres berolahraga?

Sumber: Hab Direct, BBC.

Loading...