9 April: Gol Terakhir Larsson dan Van Nistelrooy di La Liga

Henrik Larsson dan Ruud van Nistelrooy datang ke La Liga di waktu yang berbeda. Mereka pun pergi dari La Liga di waktu yang tak sama. Namun, gol terakhir keduanya di La Liga sama-sama terjadi pada 9 April.

Henrik Larsson hijrah dari Celtic ke FC Barcelona pada awal musim 2004 dengan status bebas transfer. Di Barcelona, ia awalnya dikontrak semusim, dengan opsi perpanjangan setahun.

Di musim pertamanya, cedera membuatnya hanya tampil sebanyak 16 pertandingan. Akan tetapi, hal tersebut tak menyurutkan Barca untuk memperpanjang kontraknya. Pada Desember 2005, penyerang berkebangsaan Swedia ini memutuskan untuk tak menerima perpanjangan kontrak Barcelona. Ia mengaku ingin pulang kampung dan menghabiskan sisa kariernya di Swedia.

Pertandingan terakhir Larsson di Barcelona terjadi pada final Liga Champions 2006. Kala itu, Barca menghadapi Arsenal di pertandingan puncak. Ronaldinho dan kolega sempat mendapatkan angin segar setelah kiper Arsenal, Jens Lehmann, diusir wasit pada menit ke-18. Akan tetapi, Arsenal justru mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-37 lewat gol Sol Campbell.

Pelatih Barcelona, Frank Rijkaard, pun memasukkan Larsson pada menit ke-61 menggantikan Mark van Bommel. Kehadiran Larsson memberikan dampak besar buat Barca. Ia memberikan dua asis buat kemenangan Barca lewat gol Samuel Etoo menit ke-76, serta Juliano Belletti pada menit ke-80.

Kemenangan Stade de France tersebut memupus dahaga gelar Barcelona di Liga Champions. Pasalnya, mereka terakhir kali mengangkat trofi “Si Kuping Lebar” pada 1992.

Akan tetapi, di pertandingan ini, Larsson tak mencetak gol. Karena gol terakhirnya ia cetak di laga menghadapi Racing Santander pada 9 April 2006. Dalam pertandingan yang berakhir imbang 2-2 tersebut, Larsson mencetak golnya yang ke-13 di La Liga sekaligus yang terakhir.

Di akhir musim, Larsson memenangi dua gelar La Liga serta satu trofi Liga Champions.

9 April: Gol Terakhir Ruud van Nistelrooy di La Liga

Ruud Van Nistelrooy awalnya datang ke La Liga sebagai pemain Real Madrid. Ia pindah dari Manchester United pada akhir musim 2005/2006 setelah mencetak 150 gol dari total penampilannya bersama The Red Devils.

Bersama Real Madrid, selama tiga musim Nistelrooy mencetak 45 gol di liga dan 63 gol di semua kompetisi. Pada musim 2009/2010 ia dipinjamkan ke Hamburg, sebelum dipermanenkan setahun kemudian.

Nistelrooy pun kembali ke La Liga dengan membela Malaga pada 1 Juni 2011. Musim tersebut menjadi musim terakhir Nistelrooy sebagai pesepakbola. Pada 14 Mei 2012, ia mengumumkan pensiun dari sepakbola di usia 35 tahun.

Gol terakhir Nistelrooy di La Liga, sekaligus gol terakhir dalam kariernya, terjadi pada 9 April 2012. Sama seperti Larsson, lawan yang ia bobol gawangnya adalah Racing Santander.

https://www.instagram.com/p/B-wRAuLFLcC/