OUR NETWORK

Liverpool Jalin Kerja Sama dengan Nike

Liverpool secara resmi mengumumkan kerja sama baru dengan Nike pada awal musim 2020/2021 mendatang. Berdasarkan CNN kerja sama tersebut bernilai 39,5 juta USD pertahun.

Meski angkanya terbilang lebih sedikit ketimbang yang ditawarkan New Balance, tapi ada banyak keuntungan yang didapatkan The Reds. Yang paling utama adalah Liverpool akan mendapatkan bagian 20 persen dari semua merchandise yang dijual. Selain itu, Nike punya jaringan yang lebih luas ketimbang NB, sehingga peluang merchandise Liverpool terjual lebih banyak. Ini yang bikin mereka percaya diri angka yang didapatkan dari Nike bahkan akan lebih tinggi dibandingkan Manchester United senilai 75 juta paun dari Adidas.

Sebelumnya, Liverpool ditinggalkan Adidas tak lama setelah FNG mengambil alih kesebelasan yang berbasis di Anfield tersebut pada 2010 silam. Adidas percaya kalau Liverpool tak lagi memberikan profit buat mereka.

Setelah itu, The Reds mengenakan kostum dari Warrior dan New Balance. Akan tetapi, kian naiknya prestasi The Reds membuat mereka memiliki daya tawar yang lebih tinggi. Apalagi, Liveprool baru menjuarai Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.

Kerja sama ini sekaligus menggantikan deal Liverpool dengan New Balance yang harus berakhir di Pengadilan Tinggi pada Oktober tahun lalu. Saat itu, New Balance menuduh The Reds menolak untuk menghormati kerja sama mereka yang bernilai 52,6 juta USD pertahun, yang akan berakhir pada Mei ini.

Sebelumnya, ada kesepakatan di mana New Balance berhak memperpanjang kontrak dengan Liverpool asalkan mereka mampu setidaknya menyamai penawaran yang dibuat oleh pemasok jersey lainnya. Akan tetapi, Liverpool berpendapat kalau New Balance, yang telah menjadi pemasok mereka sejak 2015, tidak bisa menyamai potensi marketing dan kekuatan distribusi Nike. Kasus ini sampai dibawa ke pengadilan yang berakhir dengan kemenangan Liverpool.

Liverpool pun memberikan pernyataan tertulis: “Liverpool Football Club gembira untuk mengumumkan Nike, perusahaan sepatu dan apparel kelas dunia, sebagai pemasok jersey resmi kami mulai musim 2020/2021.”

“Kerja sama multi-tahun, yang akan dimulai pada 1 Juni 2020, akan membuat Nike membuat dan menyuplai kostum tanding Liverpool, kostum latihan, dan kostum perjalanan.”

Nike juga akan menyuplai kostum tim pria, tim perempuan, tim akademi, staf kepelatihan, dan Yayasan Liverpool FC. Kerja sama ini sekaligus bersamaan dengan Liverpool yang akan pindah tempat latihan yang lebih bagus di Kirkby untuk musim 2020/2021.

Managing Director dan CCO Liverpool, Billy Hogan, menyebut bahwa jersey adalah bagian penting dalam sejarah dan identitas klub.

“Kami menyambut Nike ke dalam keluarga LFC sebagai pemasok jersey resmi terbaru kami dan berharap mereka bisa menjadi rekan yang luar biasa buat klub, baik di rumah maupun secara global, sebagaimana kami terus mengembangkan basis penggemar kami,” kata Billy.

“Sebagai brand, Nike merefleksikan ambisi kami untuk tumbuh, dan kami menantikan untuk bekerja dengan mereka untuk memberikan para penggemar produk yang baru dan menyenangkan,” kata Billy.

View this post on Instagram

Liverpool secara resmi mengumumkan kerja sama baru dengan Nike pada awal musim 2020/2021 mendatang. Berdasarkan CNN kerja sama tersebut bernilai 39,5 juta USD pertahun. . Meski angkanya terbilang lebih sedikit ketimbang yang ditawarkan New Balance, tapi ada banyak keuntungan yang didapatkan The Reds. Yang paling utama adalah Liverpool akan mendapatkan bagian 20 persen dari semua merchandise yang dijual. Selain itu, Nike punya jaringan yang lebih luas ketimbang NB, sehingga peluang merchandise Liverpool terjual lebih banyak. Ini yang bikin mereka percaya diri angka yang didapatkan dari Nike bahkan akan lebih tinggi dibandingkan Manchester United senilai 75 juta paun dari Adidas. . Sebelumnya, Liverpool ditinggalkan Adidas tak lama setelah FNG mengambil alih kesebelasan yang berbasis di Anfield tersebut pada 2010 silam. Adidas percaya kalau Liverpool tak lagi memberikan profit buat mereka. . Setelah itu, The Reds mengenakan kostum dari Warrior dan New Balance. Akan tetapi, kian naiknya prestasi The Reds membuat mereka memiliki daya tawar yang lebih tinggi. Apalagi, Liveprool baru menjuarai Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub. . Kerja sama ini sekaligus menggantikan deal Liverpool dengan New Balance yang harus berakhir di Pengadilan Tinggi pada Oktober tahun lalu. Saat itu, New Balance menuduh The Reds menolak untuk menghormati kerja sama mereka yang bernilai 52,6 juta USD pertahun, yang akan berakhir pada Mei ini. . Sebelumnya, ada kesepakatan di mana New Balance berhak memperpanjang kontrak dengan Liverpool asalkan mereka mampu setidaknya menyamai penawaran yang dibuat oleh pemasok jersey lainnya. Akan tetapi, Liverpool berpendapat kalau New Balance, yang telah menjadi pemasok mereka sejak 2015, tidak bisa menyamai potensi marketing dan kekuatan distribusi Nike. Kasus ini sampai dibawa ke pengadilan yang berakhir dengan kemenangan Liverpool. . #Liverpool #TheReds #Nike #Berita #Bola #Sepakbola #Indonesia #PremierLeague

A post shared by LigaLaga (@ligalaga.id) on

Loading...