OUR NETWORK

LaLiga Genuine, Karena Sepakbola untuk Semua

Dalam sebuah kompetisi sepakbola, umum disertakan kompetisi khusus kelompok umur tertentu seperti U-12, U-15, U-18, hingga U-23, yang berjalan beriringan dengan kompetisi utama. Pun dengan sepakbola perempuan. Di Spanyol, ada tambahan. Nama resmi kompetisi ini adalah LaLiga Genuine Santander, kompetisi untuk pemain dengan keterbatasan intelektual.

LaLiga Genuine sebenarnya sudah dimulai sejak musim 2017/2018 dengan diikuti 18 kesebelasan. Musim 2019/2020 ini, jumlah klub yang berpartisipasi berlipat ganda menjadi 36 klub dengan tambahan Real Betis, Cadiz CF, CD Tenerife, Elche CF, Granada CF, dan Getafe CF.

Tambahan partisipan ini bukan cuma menambah gairah kompetisi sehingga makin menarik, tapi juga menunjukkan komitmen kesebelasan di Spanyol terhadap inklusivitas. Mereka membuka peluang, tak terbatas pada kendala mental, untuk tetap bermain bola.

Real Betis, misalnya, mempertontonkan tim yang berlaga di LaLiga Genuine di hadapan suporter mereka di Stadion Benito Villamarin pada 15 September lalu. Menghadapi Getafe, klub Andalusia ini punya misi yang patut dihormati. Mereka ingin para pemain mendemonstrasikan nilai-nilai kemanusiaan, kerja keras, respek, dan pengembangan diri.

Foto: La Liga

Klub Andalusia lainnya, Cadiz CF, mendapatkan banyak respons positif ketika mengumumkan rencana mereka bergabung dengan LaLiga Genuine. Direktur Komunikasi Cadiz, Jose Grima, menyatakan kalau dukungan sosial adalah salah satu prioritas mereka di mana Cadiz telah membuat 50 kerja sama dalam hal ini dalam satu tahun terakhir.

Sementara itu, Direktur Proyek Granada, Encarnacion Gimenez, menjelaskan kalau ada kebanggaan secara internasional yang didapat dari partisipasi klub di LaLiga Genuine.

“Masuknya Granada CF ke LaLiga Genuine Santander akan membawa visibilitas klub di tingkat regional, nasional, dan internasional, berkat pengaruh dan jangkauan yang dimiliki klub kami di pasar Asia,” kata Gimenez.

CD Tenerife agaknya menjadi salah satu yang paling bersemangat menghadapi LaLiga Genuine. Mereka berlatih sejak Agustus dan menjalani sejumlah pertandingan persahabatan untuk mempersiapkan tim sebaik mungkin.

“Ini adalah salah satu dari inisiatif penting kami, dan kami berpartisipasi, berkolaborasi, dan mengorganisir beberapa kegiatan tanggung jawab sosial dengan grup-grup di sekitar kami, dari organisasi nirlaba, pusat kegiatan remaja, asosiasi lingkungan, hingga grup-grup lansia, kata Koordinator Kegiatan Sosial Tenerife, Antonio Cano.

Elche CF sendiri sudah mengikutkan tim untuk LaLiga Genuine sejak peluncuran jersey mereka di awal musim 2019/2929. Direktur Umum Elche, Patricia Rodriguez, menegaskan kalau mereka sudah seharusnya turut hadir di liga terbaik di negara mereka.

Foto: La Liga

Sama halnya dengan Tenerife, Getafe juga sudah mempersiapkan klub dengan matang. Mereka bahkan mengikuti kompetisi ibu kota pada September lalu. Lawan yang mereka hadapi adalah Atletico Madrid, CD Leganes, dan Rayo Vallecano.

Direktur Jenderal Yayasan Amal Getafe, Diego Garcia, menggambarkan Getafe dalam dua kata: kebahagiaan dan motivasi.

“Kami mendukung sportivitas dan semangat tim, tetapi juga peningkatan diri, kerja keras, rasa hormat, persahabatan, dan gagasan untuk menempatkan kesuksesan kolektif di atas keuntungan individu,” ucap Garcia.

Format Kompetisi LaLiga Genuine

Foto: La Liga

Berbeda dengan LaLiga Santander, kompetisi tingkat teratas di sepakbola Spanyol, LaLiga Genuine dimainkan tidak di 38 pekan. Kompetisi tersebut dimainkan hanya selama enam pekan di enam lokasi berbeda.

Musim ini dimulai pada 15, 16, dan 17 November ini di Camplejo Deportifo de Futbol de Salou, dengan Gimnastic de Tarragona menjadi tuan rumah. Kesebelasan asal Catalan ini memang menjadi tim penting karena telah menjadi anggota liga sejak kompetisi ini pertama kali digulirkan.

Pekan kedua dimulai pada 31 Januari hingga 1 Februari di Ciudad Deportiva Jose Ramon Cisneros Palacios milik Sevilla FC. Ini merupakan lokasi yang baru digunakan. Pekan ketiga giliran kandang Real Betis, Ciudad Deportiva Luis del Sol yang menggelar pertandingan pada 28-29 Februari dan 1 Maret.

Kompetisi lalu berpindah ke lokasi baru milik Las Palmas, Ciudad Deportiva de Maspalomas, pada 27-29 Maret. Sementara pekan kelima digelar di Ciudad Deportiva de Mareo milik Sporting Gijon pada 24-26 April.

Pertandingan pekan terakhir dilangsungkan di Bilbao, dengan menggunakan pusat latihan ikonik milik Athletic Club, Lezama pada 29-31 Mei. Lezama menjadi lokasi baru sekaligus menjadi lokasi penutup musim 2019/2020. Dipilihnya Lezama salah satunya karena status Athletic sebagai anggota liga sejak kompetisi pertama kali digulirkan, juga telah dua kali memenangi Fair Play Trophy di dua musim beruntun. Klub asal Bilbao ini bahkan telah membuat fans klub resmi khusus untuk tim LaLiga Genuine. Jumlah pemain Athletic pun meningkat dari 32 menjadi 38 pemain, termasuk lima pemain perempuan.

Loading...