OUR NETWORK

Bursa Transfer yang Sibuk untuk Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur mencapai kesepakatan dengan Real Betis untuk mendatangkan Giovani Lo Celso. Spurs mesti mengeluarkan dana hingga 55,3 juta paun untuk mendatangkan pemain berkebangsaan Argentina tersebut.

Di hari terakhir bursa transfer yang padat tersebut, Spurs juga berhasil mendatangkan Ryan Sessegnon dari Fulham. Akan tetapi, upaya mereka mendatangkan Philippe Coutinho dengan status pinjaman dari Barcelona tak terjadi. Pun dengan mendatangkan striker Juventus, Paulo Dybala, yang tak terjadi karena si pemain meminta gaji besar: 350 ribu paun.

Lo Celso sejatinya sudah ada di London sejak Kamis (8/8) kemarin untuk tes medis. Biaya yang dikeluarkan mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut, menyamai dengan yang dikeluarkan Spurs untuk Tanguy Ndombele pada awal Juli lalu. Hal ini merupakan upaya dari Mauricio Pochettino mendesak pemilik Spurs, Daniel Levy, untuk kembali bertarung di bursa transfer setelah berhasil membawa Spurs ke final Liga Champions musim lalu.

Ryan Sessegnon Sebelum Bursa Transfer Ditutup

Tak lama setelah Lo Celso diresmikan, Spurs juga mendatangkan pemain timnas Inggris U-21, Ryan Sessegnon, sebelum bursa transfer ditutup. Negosiasi dengan Fulham, pemilik Sessegnon, sudah berlangsung sepanjang musim panas ini. Fulham ngotot tak ingin menurunkan biaya transfer yang mereka patok senilai 30 juta paun. Padahal, kontrak Sessegnon tinggal semusim lagi.

Akhirnya, Sessegnon berhasil didatangkan ke London Utara dengan nilai transfer 25 juta paun. Akan tetapi, dalam kesepakatan tersebut, Spurs harus kehilangan Josh Onoma, yang pernah menjuarai Piala Dunia bersama Inggris U-20.

Sessegnon sendiri hanya menghabiskan karier profesionalnya di Fulham. Sepanjang tiga musim, terhitung sejak musim 2016/2017, Sessegnon total bermain di 120 pertandingan dan mampu mencetak 25 gol. Nama Sessegnon sudah terdengar sejak musim tersebut dan diprediksikan menjadi bek kiri masa depan Inggris.

Dybala dan Coutinho Gagal

Sementara itu, harapan Spurs untuk mendatangkan Paulo Dybala dari Juventus dan Philippe Coutinho dari Barcelona, dipastikan gagal. Sebelumnya, Dybala sudah diincar Manchester United yang menawarkan barter dengan Romelu Lukaku sebagai gantinya.

Juventus sudah setuju dengan kontrak Lukaku, tapi Dybala yang menghambat. Selain meminta gaji tinggi, MU juga harus menebus image rights Dybala, sehingga barter tersebut jadi tak begitu berarti. MU malah memilih menjual Lukaku ke Inter Milan yang menyediakan uang tunai.

Image rights Dybala dipegang oleh mantan agennya, Perpaolo Triulzi. Triulzi menuntut Dybala karena melanggar kontrak mereka pada 2017. Agen baru Dybala, Jorge Antun, dilaporkan meminta 13,7 juta paun pada United apabila MU ingin Dybala segera pindah ke Old Trafford.

Buat Dybala sendiri kegagalan MU dan Spurs tak menutup asanya pindah dari Turin. Pasalnya, Paris Saint-Germain masih berpeluang untuk mendatangkannya. Apalagi, pelatih baru Juve, Maurizio Sarri, secara jelas mengatakan kalau Dybala bukan bagian dari rencananya di musim baru ini.

Selain Dybala, Spurs juga tertarik untuk mendatangkan Philippe Coutinho dari Barcelona dengan status pinjaman. Akan tetapi Spurs tak mencapai kata sepakat dengan El Barca. Sebelumnya, Coutinho pernah bekerja sama dengan Pochettino di Espanyol pada 2012.

Di sisi lain, masa depan Christian Eriksen pun masih belum jelas. Setelah Manchester United gagal mendaratkannya ke Old Trafford, pilihannya kini adalah Real Madrid. Spurs mau tak mau harus menjual Eriksen yang kontraknya tinggal 11 bulan lagi. Kehadiran Lo Celso membuat Spurs sudah punya pengganti Eriksen andai ia pindah.

Loading...