OUR NETWORK

Menunggu Andre Onana Menggeser Ter Stegen di Barcelona

Penjaga gawang Ajax Amsterdam asal Kamerun, Andre Onana, membuka kembali pintu hatinya untuk FC Barcelona. Meski sempat memperpanjang kontrak dengan Ajax di Maret 2019, Onana merasa siap andai Blaugrana membutuhkannya di 2020/2021.

“Saya tidak tahu apakah tahun depan [2020] akan tetap ada di Amsterdam atau tidak. Saya punya mimpi untuk menjadi penjaga gawang terbaik di dunia. Barcelona juga selalu jadi rumah saya. Mereka yang membuka jalan saya untuk main di Eropa,” ungkap Onana.

“Saat saya meninggalkan Barcelona, menjadi pilihan ketiga adalah target paling realistis. Ajax kemudian memberikan saya kesempatan untuk jadi seorang profesional. Saya tidak pernah berpikir akan tampil di final Liga Europa atau semi-final Champions League. Akan tetapi bila Barcelona datang, saya akan sangat senang untuk pulang,” aku Onana.

Nama Onana besar bersama Ajax. Datang ke Amsterdam saat masih berusia 18 tahun, Onana memulai kariernya sebagai pelapis Jasper Cillessen dan Diederik Boer. Setelah menjadi pilihan ketiga selama satu setengah tahun (2016/2017) Onana mulai dipercaya sebagai penjaga gawang utama.

“Onana menjadi pilihan utama karena kami mulai membentuknya untuk masa depan,” kata Peter Bosz yang memberikan tempat Cillessen kepada Onana.

FOTO: Fox Sports

Onana dikenal sebagai pemain yang disayang oleh Bosz. Bahkan ketika Bosz meninggalkan Ajax untuk menangani Borussia Dortmund, Onana disebut akan ikut menyusul dirinya ke Jerman.  Hal itu tentu tidak terjadi. Onana bertahan di Amsterdam dan membantu Ajax membuat kejutan di Liga Champions 2018/2019.

Jelang 2019/2020, ia dirumorkan jadi incaran Barcelona. Uniknya, Barcelona mengincar Onana untuk mengisi pos Cillessen. Sosok yang juga ia geser saat muncul ke permukaan bersama Ajax. Namun kepada Marca, Onana mengaku belum mendapat tawaran resmi dari Blaugrana.

“La Masia membentuk saya saat anak-anak. Hingga kini, saya masih sering ke sana dan berkomunikasi dengan teman-teman lama. Tapi, setau saya belum ada komunikasi resmi dari pihak mereka. Kembali ke Barcelona akan menjadi mimpi tersendiri bagi saya,” aku Onana.

“Cillessen bahkan sempat berdiskusi dengan saya sebelum menandatangani kontrak di Camp Nou. Ia bertanya apakah dirinya bisa bermain di sana. Menurut saya, kita semua dapat bermain di Barcelona. Tapi, untuk jadi penjaga gawang utama adalah hal yang lebih rumit lagi. Pasalnya, kompetisi di dalam tim sangatlah ketat,” lanjutnya.

Juru Kampanye Barcelona di Amsterdam

FOTO: UEFA

Prediksi Onana itupun terbukti benar. Cillessen kesulitan mendapatkan tempat utama di Barcelona. Ia kalah saing dibandingkan penjaga gawang Jerman, Marc-Andre Ter Stegen. Meski demikian, Onana tak pernah kapok mempromosikan Barcelona ke rekan-rekan satu timnya.

Frenkie De Jong dan Matthijs de Ligt merupakan nama terbaru yang disarankan Onana untuk pergi ke Camp Nou. Hanya satu dari mereka yang akhirnya mengikuti saran Onana dan membela Barcelona.

Tidak banyak yang diketahui tentang Onana saat ia masih berseragam Barcelona (2010-2015). Namun, dirinya adalah salah satu nama yang terdaftar sebagai pembelian ilegal Blaugrana pada 2014. Dirinya tergabung bersama sensasi Korea Selatan, Lee Seung-Woo, dan penyerang Nigeria, Bobby Adekanye.

Onana belum pernah membela tim senior Barcelona selama lima tahun hidup di Catalunya. Menurut Transfermarkt, pemain jebolan akademi Eto’o itu hanya tampil enam kali untuk Barcelona di UEFA Youth League (UYL) 2014/2015. Tentu itu bukanlah statistik lengkap jika mengingat kemampuannya berhasil menarik perhatian banyak klub.

Diakui sejak Usia Dini

Arsenal sempat disebut siap untuk menampung Onana di musim panas 2015. Paris Saint-Germain (PSG), AS Monaco, Olympique Marsielle, Lyon, OGC Nice, dan Manchester City juga disebut siap memberi kontrak kepada Onana. Namun, Ajax lebih dulu datang untuk dirinya.

“Andre Onana resmi dilego ke Ajax Amsterdam dengan dana 150 ribu Euro. Dana tersebut bisa naik jadi 500 ribu Euro ketika dirinya masuk ke tim utama mereka. Onana sudah enam tahun membela Barcelona. Laga terakhirnya bersama klub adalah melawan Gimnàstic de Tarragona di 23 Desember 2014. Ajax juga sudah pernah melihat kemampuan Onana saat bertemu di UYL sebanyak dua kali,” tulis situs resmi Barcelona.

Onana sempat mengaku bahwa dirinya betah di Ajax. Lebih fokus untuk mendapat jam terbang daripada pulang dan hanya duduk di bangku cadangan. Onana pun disebut setuju menahan hasrat kepulangannya setelah Ajax resmi menjual De Jong ke Camp Nou. Sudah tujuh bulan berlalu sejak kesepakatan tercipta. Onana pun merasa siap untuk menantang Ter Stegen sebagai penjaga gawang utama Blaugrana.

Mengingat jasa Onana sudah diincar Barcelona sejak awal musim 2019/2020 dan fakta bahwa Blaugrana tidak memiliki kedalaman di bawah mistar, kepulangan penjaga gawang Kamerun itu sepertinya hanya tinggal menunggu waktu. Namun, dia belum tentu langsung menjadi pejaga gawang utama seperti yang ia harapkan.

Ter Stegen masih ampuh di bawah mistar. Bahkan siap untuk menggeser Manuel Neuer di tim nasional Jerman. Untungnya, Onana tak mengenal kata takut. “Kata takut tidak pernah ada di kamus hidup saya. Selama Anda menikmati permainan, siapapun pasti berani untuk dilawan,” kata Onana.

Loading...