Tottenham Akan Memasuki Era Baru dengan Melepas Eriksen!

Foto: Evening Standard

Setelah penantian panjang, Tottenham akhirnya dapat merasakan rumah baru mereka. Dibangun dari puing-puing White Hart Lane, Tottenham Hotspur Stadium dibuka dengan pertandingan melawan Crystal Palace yang dimenangkan the Lilywhites 2-0 (4/4).

Stadion itu bukan sekadar bagunan bagi Tottenham. Melainkan bukti dari ambisi mereka menjadi klub yang ditakuti di Inggris, Eropa, bahkan dunia. “Apabila ingin setara dengan Juventus, Real Madrid dan Barcelona, Tottenham tak bisa menampung 36.000 orang saja. Kita harus memiliki pandangan yang sama dengan mereka. Stadion ini adalah salah satu caranya,” kata Manajer Tottenham Mauricio Pochettino.

Tottenham Hotspur Stadium merupakan lambang dari era baru Tottenham. Era yang sudah mereka usahakan untuk menjadi kenyataan sejak menjual Gareth Bale ke Real Madrid pada 2013. Dengan dana sekitar 86 juta pauns dari Los Blancos, Tottenham bisa membentuk tim baru.

“Mereka telah menjual Elvis untuk membeli the Beatles,” kata Mantan pemain Tottenham di era 80-an, Garth Crooks. “Kami sebenarnya enggan menjual Bale. Akan tetapi, Real Madrid sangat serius. Bale akhirnya dilepas. Berkat hal ini, Tottenham dapat mendatangkan tujuh pemain berkualitas. Lebih penting lagi, ruang ganti kami lapar akan kesuksesan,” ungkap Presiden Tottenham Daniel Levy.

Foto: Daily Mail

Ketujuh pemain tersebut adalah  Erik Lamela, Roberto Soldado, Paulinho, Christian Eriksen, Etienne Capoue, Vlad Chiriches, dan Nacer Chadli. Tottenham menggelontorkan 110 juta pauns untuk semua pemain tersebut. Mayoritas di antara mereka sudah hengkang dari the Lilywhites tanpa meninggalkan kesan berarti.

Levy pun gagal mendapat investasinya kembali saat melepas mereka. Dari lima pemain yang sudah pergi meninggalkan Tottenham, tidak ada satupun dijual dengan harga lebih tinggi dari saat mendarat di White Hart Lane.

Masuk ke musim 2018/2019, tinggal Eriksen dan Lamela yang masih menggunakan seragam Tottenham. Apabila melihat susunan pemain Tottenham di musim pertama mereka setelah menjual Bale, hanya lima pemain yang tersisa dari skuad 2013/2014. Eriksen, Lamela, Hugo Lloris, Jan Vertonghen, dan Danny Rose.

Jika menghitung Harry Kane dan Winks yang tak mendapat tempat di tim asuhan Andre Villas-Boas, tujuh. Namun Winks dan Kane bukanlah bagian dari percobaan pertama the Lilywhites hidup dan besar tanpa Bale. Mereka merupakan bagian dari era Pochettino.

Siap Cuci Gudang

Foto: Standard

Ambisi Tottenham tinggi setelah membuka stadion baru. Mungkin sudah saatnya untuk melepas lima pemain yang tersisa dari percobaan pertama dan memulai era baru. Selagi peluang itu masih terbuka. Menurut kabar yang beredar, cuci gudang memang jadi salah satu agenda Tottenham di musim panas 2019.

Pemain-pemain yang disebut akan siap dilego oleh Pocchetino adalah, Kieran Trippier, Serge Aurier, Danny Rose, Toby Alderweireld, Fernando Llorente, Vincent Janssen, Victor Wanyama, Georges-Kevin Nkoudou, Moussa Sissoko, dan Erik Lamela. Hanya Rose dan Lamela pemain dari 2013/14 yang masuk ke dalam daftar tersebut.

Lamela kabarnya menjadi incaran Everton. Sementara Rose sempat mengaku ingin segera gantung sepatu setelah kasus rasisme yang menimpa penyerang muda Italia, Moise Kean dan koleganya di tim nasional Inggris, Raheem Sterling. Namun nama Eriksen, Lloris, dan Vertonghen tidak disebut.

Padahal Ajax mengaku tertarik untuk membawa Vertonghen pulang ke Amsterdam, satu paket dengan Alderweireld. Keduanya juga dikaitkan dengan Manchester United. Ada uang di balik penjualan tersebut. Sedangkan Lloris merupakan titik lemah Tottenham dan dapat menjadi halangan the Lilywhites untuk menjadi besar.

Ditunggu Barcelona dan Real Madrid

https://www.youtube.com/watch?v=_m3i6eSNzhM

Khusus untuk Eriksen, kontraknya akan habis pada Juni 2020. Mempertahankannya tanpa mendapat kepastian komitmen dari gelandang Denmark itu dapat mempengaruhi kondisi keuangan Tottenham. Pasalnya, dari tujuh pemain yang didaratkan Villas-Boas dari dana Bale, Eriksen mungkin satu-satunya yang bisa memberi suntikan paling besar ketika dijual.

Real Madrid, Barcelona, dan Juventus disebut tertarik memboyong jasa pemain kelahiran 14 Februari 1992 itu. Eriksen sendiri mengakui bahwa membela Los Blancos adalah salah satu impiannya.

Namun, Tottenham hanya mau melepasnya dengan harga 200 juta pauns. Itu lebih dari dua kali lipat harga Bale ketika dilepas ke Madrid. Bahkan melebihi Neymar saat pindah dari Barcelona ke Paris Saint-Germain.

Kepindahan Eriksen ke Real Madrid atau Barcelona didukung oleh mantan penyerang Denmark, Jasper Olsen. “Eriksen jelas merupakan pemain penting bagi setiap klub, ia memiliki kualitas permainan dan tidak egois. Real Madrid dan Barcelona akan menjadi tantangan baru baginya. Saya rasa dia siap, apalagi sudah cukup lama menjadi pilihan utama di Ajax dan Tottenham,” kata Olsen.

Ragu Tapi ‘Dipaksa’ Bertahan

Foto: ESPN

Mantan bek Tottenham, Paul Miller tidak melihat peluang Eriksen pergi. Bukan karena masalah uang. Melainkan kedekatannya dengan Harry Kane. “Dia adalah tandem Kane. Mustahil dirinya akan dilepas,” kata Miller.

Akan tetapi masalahnya memang uang dan kontrak. Mantan kapten Liverpool, Graeme Souness, mengatakan bahwa Tottenham setidaknya akan mengacu ke penjualan Philippe Coutinho ke Barcelona.

“Mereka pasti menginginkan lebih dari Coutinho (142 juta pauns). Eriksen memiliki peran lebih vital dibandingkan Coutinho. Itu sudah mengangkat harganya, dan jika melakukan transaksi dengan kesebelasan dari luar Inggris, biasa ada tambahan 30%,” jelas Souness. Apalagi Tottenham baru membangun kompleks senilai satu miliar pauns.

Eriksen sendiri mengaku kebingungan dengan kondisinya saat ini. Ia ragu menandatangani kontrak baru dengan Tottenham, karena tak melihat masa baktinya bersama the Lilywhites masih bertahan lama.

“Saya sudah terbiasa dengan rumor transfer sejak mencoba masuk Chelsea pada usia 14 tahun. Namun kondisi ini berbeda, menurut saya dua tahun adalah waktu yang panjang. Sementara di Inggris menandatangani kontrak lima sampai enam tahun adalah hal yang normal. Itu tidak natural bagi saya,” aku Eriksen.

Performa Eriksen saat ini sudah menurun. Tottenham harus bisa melepas dia dan empat pemain lainnya yang tergabung dalam skuad Villas-Boas untuk memulai era baru. Kane, Son, Alli, Dier, mereka semua sudah siap untuk jadi wajah baru the Lilywhites di Tottenham Hotspur Stadium.